Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Nasehat Cinta Mister Piko

Beberapa hari belakangan ini teman saya sering curhat. Curhat kalo gebetan yang selama ini didekatinnya ternyata sekarang udah punya pacar. Iya, teman saya termasuk dalam salah satu golongan yang berlabel ‘patah sebelum sempat memiliki.’ Pedekate nya sama siapa, jadiannya sama siapa. Kalau kalian pernah atau sedang berada dalam posisi yang seperti ini, kalem aja kalian gak sendirian kok karna yang sendiri itu orang-orang yang tidak memiliki pasangan. Oke, sip. Pedekate memang masa paling indah dalam sebuah hubungan dan masa paling buruknya adalah gagal jadian. Hmm, putus juga sih kayaknya. Saya juga gak ngerti bagaimana bisa orang yang udah menghabiskan banyak waktunya dengan seseorang tapi ternyata malah memilih yang lain untuk mengisi hari-harinya. Dan, yang paling menyebalkan adalah saat semuanya di-setting dengan begitu indah, diberikan kenyamanan dan perhatian namun pada akhirnya dihempaskan dengan sakit yang luar biasa. Ini tuh sakitnya udah kayak nungguin dosen seharian buat ...

Duka Mahasiswa Semester Akhir

Gambar
Setelah sekian lama tidak menyapa kalian semua malam ini saya kembali hadir akan membawa kebahagiaan bagi kita semua. Pertama-tama saya mau mengucapkan selamat kepada abang saya yang akhirnya menikah setelah sekian lama berpacaran. Walaupun beliau mungkin tidak membaca tulisan ini, bodoh amat lah yang penting selamat. Harapan saya Cuma satu, semoga balik modal. Aamiin. Kedua, saya juga mau mengucapakan selamat kepada teman-teman saya yang telah diwisuda pada hari sabtu lalu. Terimakasih sudah meninggalkan saya di kampus sendirian bersama orang-orang asing. Semoga kalian semua tidak menganggur dalam waktu yang cukup lama.  pelis jangan ditanya saya yang mana :( Ketiga, persatuan Indonesia. Sebagai warga Negara Indonesia kita sebaiknya bersama-sama dan bersatu untuk membangun negeri Indonesia kita tercinta. Sebagai salah satu contoh sikap yang dapat mencerminkan persatuan Indonesia kita sebagai rakyat Indonesia harus mampu menumbuhkan sikap saling menghargai antar sesama ...

Tipe-tipe Dosen di Kampus

Selamat malam teman-teman sekalian…. Saat ini saya sudah memasuki semester akhir. Semester yang rentan mendapat pertanyaan ‘kapan wisuda ?’. pertanyaan paling menyebalkan bagi seluruh mahasiswa semester akhir. Menjawab pertanyaan tersebut jauh lebih sulit daripada menjawab soal-soal uas. Percayalah, ketika kalian memasuki semester akhir pasti akan sangat menghindari pertanyaan semacam ini. untuk semua orang yang selalu bertanya kapan wisuda kepada mahasiswa akhir, please don’t ask that damn question. It sucks L Mahasiswa yang telat lulus itu bukan berarti karna malas atau nggak memikirkan kuliah. Tapi, banyak kendala yang dihadapi ketika mengerjakan skripsi. Bisa karena masalah administrasi di kampus yang ribet dan bertele-tele, surat penelitian yang keluarnya lama, dan dosen pembimbing yang sibuk. Biasanya sih kendala terbesar yang sering dihadapi mahasiswa ada pada dosen pembimbing. Nggak tau kenapa hampir kebanyakan mahasiswa selalu memiliki masalah pada dosen pembimbing. E...

Hati yang Masih Saja Sendiri

Seorang teman pernah bertanya, bagaimana bisa aku bertahan cukup lama dengan hati yg masih saja betah sendiri. Meringkuk sendiri melawan sepi. Memeriahkan kesepian dengan sepi itu sendiri. kadang aku berpikir, jawaban yang bagaimana yang harus diberikan dengan aku sendiri tak tau bagaimana harus menjawabnya. Mereka selalu mengatakan keinginanku terlalu tinggi akan sesosok lelaki. Aku bahkan tak pernah memikirkan akan seperti apa seseorang yang hatinya ingin aku singgahi. hanya saja aku belum menemukan seseorang yang mampu membuatku kembali percaya bahwa cinta tak akan sesakit ini. Cinta. Aku sempat merutuki satu kata itu. Satu kata yang mampu membuat siapapun tunduk akan kekuasaannya. Sudah lama aku tidak berurusan dengan yang namanya cinta. Aku pernah mencintai, menggantungkan harapan kepadanya. Namun, akhirnya dikhianati. Ia menjanjikan kisah ini akan selamanya. Lalu, aku sadar, ‘selamanya’ yang sebenarnya ialah hingga ia menemukan seseorang yang menurutnya lebih baik. Ia memilih ...

Pasukan G12 English Department

Gambar
Selamat malam teman-teman yang budiman J Sebelum saya memulai tulisan ini, saya harap jiwa raga kalian baik-baik saja karena saya sudah capek untuk mengkhawatirkan kalian semua walaupun kalian tak ingin dikhawatirkan oleh saya. oke, baiklah lagi-lagi saya ingin berbagi hal yang tidak penting bagi kalian semua tetapi penting bagi saya. Jadi ceritanya, sekitar dua hari yang lalu atau tepatnya hari minggu, saya sibuk sekali. Bangun tidur saya harus menyelesaikan bacaan buku saya, sarapan, mandi, lalu lanjut baca lagi, dan siap-siap untuk pemotretan. Halah. Sibuk sekali bukan ? ditengah-tengah rutinitas itu, ada satu hal yang membuat saya kesal pada hari itu. Mesin air di rumah saya macet. Iya, ini berita penting dan kalian semua harus tau!! CATET LHO YA INI PENTING!! Karena mesin air itu saya jadi mandi alakadarnya L Tapi, lupakan sajalah itu semua yang mau saya bahas disini Cuma pemotretan doang. Iya, pemotretan -__- setelah sekian lama saya berkarir di dunia perkuliahan, akhirn...

Hati yang Kau Kecewakan

Dikecewakan. Aku tak mengerti lagi mengapa harus ada satu kata itu di dunia ini. Satu kata yang menghancurkan berkeping-keping hati. Apa harus dengan kecewa untuk mengakhiri perjalanan panjang mencintai ? Aku tak tau pilihan yang tepat itu seperti apa, setelah aku mengenalmu, menurutku tak ada pilihan yang jauh lebih baik. Aku sadar, menjadi sempurna bukan keahlian yang aku miliki tapi kehadiranmu menyempurnakan. Walau aku tau tak akan pernah ada hal sempurna. Perjalanan panjang mencintaimu itu melelahkan. Aku bersusah payah berlomba dengan orang disekitarmu demi untuk mendapatkan perhatianmu. Melewati malam dengan keresahan hanya untuk menunggu kabarmu karena selain menunggu tak ada yang bisa aku lakukan. Pergimu itu luka namun juga memberikan jawaban atas sikapmu. Kau memang tak pernah mengerti dengan aku yang selalu menahan diri. menahan diri untuk tak menghubungimu lebih dulu. Sulitnya menahan diri untuk tak mengucap rindu. Yang kau tau hanyalah aku yang selalu menunggu kabar ...

Lelaki Patah Hati

Untuk mengawali tulisan saya kali ini, mari kita awali dengan basmalah. Bismillahhirromannirohim …… Saat ini saya mau melaporkan keadaan cuaca di Pekanbaru hari ini. Di kota perantauan saya ini sekarang cuacanya lagi asik. Iya, asik untuk tidur panjang di kamar. Di kamar masing-masing bukan di kamar pacar atau gebetan. Ingat itu. saya tidak pernah menyarankan hal-hal yang sangat kalian inginkan. Tapi ada satu hal yang bikin gak asik. Suara Thor yang lagi main palu. Sebenarnya saya nggak tau mau membahas apa, tapi saya teringat akan seorang teman. Waktu itu saya sempat menyebarluaskan aib teman saya si Pupur dan teman saya yang satu ini membacanya lalu dia meminta saya untuk menyebarluaskan juga kisah hidupnya. Dalam hal ini saya sempat berpikir, mungkin saya berbakat dalam hal menyebarluaskan kehidupan pribadi seseorang. Hmm, saya hebat sekali, bukan ? iya. Oke, sip. Saya bingung harus memulai kisah ini darimana karena hidup teman saya yang satu ini sangat tidak inspiratif. Ng...

Si Pupur

Selamat malam teman-teman yang budiman, bagaimana keadaan kalian hari ini ? sudah membaikkah setelah ditinggal tanpa alasan ? saya harap semuanya baik-baik saja kecuali hubungan mereka. Oke, baiklah. Mari kita mulai membuka aib seorang teman kali ini dengan bahasa yang baik dan benar demi melestarikan bahasa Indonesia agar tak tergeser keindahannya dikarenakan bahasa-bahasa anak muda jaman sekarang yang mulai mendunia. Jika sebelumnya saya pernah membicarakan si Puyun dengan segala kegalauannya yang tiada akhir, kali ini saya akan membicarakan seorang teman demi menjaga solidaritas dan kesetaraan perlakuan dalam pertemanan. Pada suatu siang yang cerah, saya dan seorang teman saya, si Pupur sedang berkunjung ke kosan-nya si Puyun. Banyak hal yang kami ceritakan pada waktu itu dan sampailah pada topik pembahasan tentang blog. Si Pupur meminta saya untuk menceritakan kisah hidupnya seperti saya menceritakan si Puyun dalam blog dan dia juga meminta saya untuk memberitahukan kepada o...