Tipe-tipe Dosen di Kampus

Selamat malam teman-teman sekalian….

Saat ini saya sudah memasuki semester akhir. Semester yang rentan mendapat pertanyaan ‘kapan wisuda ?’. pertanyaan paling menyebalkan bagi seluruh mahasiswa semester akhir. Menjawab pertanyaan tersebut jauh lebih sulit daripada menjawab soal-soal uas. Percayalah, ketika kalian memasuki semester akhir pasti akan sangat menghindari pertanyaan semacam ini. untuk semua orang yang selalu bertanya kapan wisuda kepada mahasiswa akhir, please don’t ask that damn question. It sucks L

Mahasiswa yang telat lulus itu bukan berarti karna malas atau nggak memikirkan kuliah. Tapi, banyak kendala yang dihadapi ketika mengerjakan skripsi. Bisa karena masalah administrasi di kampus yang ribet dan bertele-tele, surat penelitian yang keluarnya lama, dan dosen pembimbing yang sibuk. Biasanya sih kendala terbesar yang sering dihadapi mahasiswa ada pada dosen pembimbing. Nggak tau kenapa hampir kebanyakan mahasiswa selalu memiliki masalah pada dosen pembimbing. Entah itu sulit ditemui atau revisi yang nggak ada habisnya. Kita mahasiswa emang kadang sulit untuk memahami dosen. Kebanyakan dosen memang nggak jelas maunya apa.

Memasuki semester akhir dan sudah empat tahun menjalani karir sebagai mahasiswa, sudah pasti banyak dosen yang telah saya temui di kampus dengan berbagai macam tipe. Berikut beberapa tipe-tipe dosen di kampus:

Dosen Available  

Dosen yang seperti ini biasanya dosen yang paling asik. Gampang untuk ditemui dan dicari. Dosen yang seperti ini juga biasanya selalu memberi kabar kepada mahasiswa jika mereka tidak bisa ngajar. Kadang bisa telat kadang juga tepat waktu masuk kelas. Ngasih tugas juga yang enggak macam-macam. Dosen seperti ini ialah yang sebenar-benarnya dosen.   

Dosen yang Suka Pamer

Siapapun orang di dunia ini, kalau sudah pamer pasti malas untuk didengarin ocehannya ketika sedang memamerkan entah itu barang atau keberhasilannya. Sesekali memamerkan sesuatu untuk mendapatkan pujian dari orang mungkin sesuatu hal yang wajar tapi kalau keseringan siapapun pasti malas mendengarnya. Tapi, kalau sudah dosen yang melakukan hal itu mau nggak mau ya harus didengar walaupun membosankan. Masuk di kelas mereka juga jadi malas karena setiap minggunya harus mendengarkan dongeng pamernya. Mulai dari membangga-banggakan gelar yang sudah dicapainya, buku-buku yang mereka tulis, sampai semua pencapaian yang sudah mereka capai. Untuk menghadapi dosen yang seperti ini selain diam ya apalagi kalau tidak membeli buku mereka agar nilai aman -___-

Dosen Keseringan Curhat

Dosen yang keseringan curhat nggak ada bedanya dengan dosen yang suka pamer. Sama-sama malesin. Dosen yang seperti ini masuk kelas bukannya ngajar malah curhat. Yang dicurhatin juga suka nggak penting. Biasanya dosen yang seperti ini selalu diladeni mahasiswa agar mereka terus curhat sampai jam kuliah selesai dan ending-nya belajar kagak, tugas juga nggak ada.

Dosen Gaib

Dosen-dosen yang seperti ini biasanya orang yang paling sulit untuk ditemui. Ke kampus juga kalau ada jam ngajar doang. Jadwal kuliah dengan dosen yang seperti ini juga kadang nggak jelas. Seminggu masuk setelah itu nggak tau minggu berikutnya masuk apa enggak dan biasanya ketika menjelang uas selalu sibuk mengatur jadwal untuk kelas pengganti. Dosen yang seperti ini juga tak jarang membatalkan janji sepihak. Mungkin yang paling merasa dirugikan dari tipe dosen yang seperti ini ialah mahasiswa yang sedang bimbingan sama mereka. Ditungguin berjam-jam di kampus malah nggak ada. janjian untuk bimbingan malah seenaknya dibatalin.


Jadi, gimana ? apakah kalian pernah menemui salah satu dari tipe-tipe dosen diatas ?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

On the Phone

Perkenalan