Day 1 “Lagi ngapain?” “Kaku banget” “ Okay , dalam sehari normalnya manusia itu berkedip berapa kali?” “ Bro -_-” Lalu mereka tertawa bersama. Day 2 “Arti nama kamu apa?” “Nggak tau,” “Kok bisa nggak tau?” “Karna emang nggak tau,” “Lah, beneran nggak tau ini?” “Dikasih tau juga palingan besoknya aku lupa,” Day 3 “Kok lama jawab telpon aku?” “Iya tadi abis dari luar. Maaf yaa,” “Dari mana emang malam-malam begini?” “Cari cuan, Pak” “Duh, mandiri banget” “Nggak juga. Emang tuntutan hidup aja sih” Pria yang di ujung telpon sana tertawa dengan jawaban yang diberikan Rania. Day 7 “Abis dari luar lagi?” “Iya” “Ngapain?” “Cari makan” “Kamu sukanya apa?” “Konteks?” “Apa aja. Entah itu makanan, minuman, barang, apapun itu,” Rania berpikir sejenak. “Apa ya? Aku kalau ditanya tiba-tiba begini jadi nggak kepikiran.” “Kamu suka telur gulung nggak?” “Orang kayak kamu emang makan telor gulung juga?” “Iya dong. Aku suka banget telor gulung. Sosis juga.” “Bisa-bisanya kamu juga suka sosis,” “Emang kam...
Aku dan seorang temanku sedang berada di sebuah kafe. Setelah menghabiskan makanan yang kami pesan, kami pun sibuk membuka laptop masing-masing. Temanku, Lisa sedang mengerjakan tugas kuliahnya. Sama seperti Lisa, aku juga sedang mengerjakan tugas kuliahku sambil sesekali mengecek social media. Ya, aku salah satu orang yang tak bisa lepas dari social media. Sembari Lisa sibuk dengan laptopnya, sesekali aku melihat situasi sekitar ruangan tersebut. Ruangan tersebut sepi hanya ada aku, Lisa dan beberapa pengunjung lainnya. Jauh di depanku, terdapat sebuah bar dimana para pramusaji sibuk menyiapkan pesanan para pelanggan. Aku dan Lisa duduk di sudut ruangan kafe tersebut sehingga pandanganku dapat melihat seluruh ruangan tersebut. Di meja sebelahku ada seorang lelaki yang sibuk dengan gadget-nya. Dia seperti sedang menunggu seseorang dan menghubunginya untuk segera datang. Beberapa kali aku mencuri pandang kepadanya tetapi ia masih saja sibuk dengan gadget-nya sampai pada akhirnya pand...
Selamat malam teman-teman sekalian…. Saat ini saya sudah memasuki semester akhir. Semester yang rentan mendapat pertanyaan ‘kapan wisuda ?’. pertanyaan paling menyebalkan bagi seluruh mahasiswa semester akhir. Menjawab pertanyaan tersebut jauh lebih sulit daripada menjawab soal-soal uas. Percayalah, ketika kalian memasuki semester akhir pasti akan sangat menghindari pertanyaan semacam ini. untuk semua orang yang selalu bertanya kapan wisuda kepada mahasiswa akhir, please don’t ask that damn question. It sucks L Mahasiswa yang telat lulus itu bukan berarti karna malas atau nggak memikirkan kuliah. Tapi, banyak kendala yang dihadapi ketika mengerjakan skripsi. Bisa karena masalah administrasi di kampus yang ribet dan bertele-tele, surat penelitian yang keluarnya lama, dan dosen pembimbing yang sibuk. Biasanya sih kendala terbesar yang sering dihadapi mahasiswa ada pada dosen pembimbing. Nggak tau kenapa hampir kebanyakan mahasiswa selalu memiliki masalah pada dosen pembimbing. E...
Komentar
Posting Komentar