Merelakan Melepaskan

Banyak yang bilang, tak ada yang lebih indah dari langit senja. Mungkin kalimat itu hanya berlaku bagi mereka yang belum merasakan jatuh cinta saja. Nyatanya, senyum seorang wanita yang sekarang berada dihadapan saya tak kalah indah dari langit senja. Meski saya melihatnya dibawah penerangan yang sederhana. Percayalah, wanita dihadapan saya ini sudah cantik meski tanpa polesan make up sekalipun.

Namun, senyumnya hilang tergantikan mendung di wajahnya. Entah apa yang mengusik hatinya. Entah apa yang membuatnya harus mengeluarkan bulir mendung itu. ah, saya benci melihatnya menangis.

“ada apa ? katakanlah,”

“kita harus mengakhiri ini semua,” jawabnya sambil menangis.

Lelucon macam apa lagi ini ? Setahun yang lalu ia sempat mengatakan hal yang sama untuk memberikan kejutan ulang tahun kepada saya. tapi, sekarang saya tidak sedang ulang tahun. Tidak dalam promosi kerja dan bahkan tidak dalam merayakan anniversary.

“kalau kamu sedang bercanda, ini gak lucu,”

“saya dijodohkan oleh orangtua saya sejak sebulan yang lalu,”

“tapi seminggu yang lalu saya baru aja melamarmu dan kamu menjawab iya atas lamaran itu,”

“maafin saya,” jawabnya sambil menangis sekali lagi.

Maaf, katanya ? hey, dimana janjinya yang akan memperjuangkan hubungan ini ?

Untuk beberapa saat saya hanya bisa diam begitupun dengannya. Ia sibuk meredakan tangisnya. Saya sibuk dengan pikiran saya sendiri. saya hanya berpikir, apa memang harus begini perjalanan panjang saya mencintainya ? waktu yang telah saya habiskan berbulan-bulan, harus berakhir dengan sebuah kabar tersial. Kabar yang menghancurkan sebuah kepingan hati.

“saya udah coba meyakinkan mereka. Saya pikir, menerima lamaranmu dapat mengubah rencana mereka,”

“lalu kamu menyerah ?”

Ia hanya diam.

“baiklah, diam mu saya anggap iya,”

Tangisnya kembali pecah.

“berbahagialah dengannya. Saya akan berusaha berbesar hati untuk menerima semua ini. Dan, percayalah satu hal, cinta itu ada. hanya saja tanpa kita,”


Komentar

Postingan populer dari blog ini

On the Phone

Perkenalan

Tipe-tipe Dosen di Kampus