Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Merelakan Melepaskan

Banyak yang bilang, tak ada yang lebih indah dari langit senja. Mungkin kalimat itu hanya berlaku bagi mereka yang belum merasakan jatuh cinta saja. Nyatanya, senyum seorang wanita yang sekarang berada dihadapan saya tak kalah indah dari langit senja. Meski saya melihatnya dibawah penerangan yang sederhana. Percayalah, wanita dihadapan saya ini sudah cantik meski tanpa polesan make up sekalipun. Namun, senyumnya hilang tergantikan mendung di wajahnya. Entah apa yang mengusik hatinya. Entah apa yang membuatnya harus mengeluarkan bulir mendung itu. ah, saya benci melihatnya menangis. “ada apa ? katakanlah,” “kita harus mengakhiri ini semua,” jawabnya sambil menangis. Lelucon macam apa lagi ini ? Setahun yang lalu ia sempat mengatakan hal yang sama untuk memberikan kejutan ulang tahun kepada saya. tapi, sekarang saya tidak sedang ulang tahun. Tidak dalam promosi kerja dan bahkan tidak dalam merayakan anniversary. “kalau kamu sedang bercanda, ini gak lucu,” “saya ...

Bertahan Namun Tak Ditahan

“kamu jangan pernah ninggalin saya,” Dulu, seseorang pernah mengatakan kalimat tersebut meski saya tak yakin dia ataukah saya yang akan bertahan pada hubungan ini. Satu kalimat yang menurut saya hanya untuk menenangkan atau meyakinkan seseorang agar tetap bertahan pada kekasihnya meski dalam kondisi apapun. Meski saya tak pernah mempercayai kalimat yang diucapkan oleh nya tapi dalam hati saya berjanji pada diri sendiri bahwa saya akan tetap bertahan bersamanya. Dua tahun sudah saya menjalani hubungan dengan kekasih saya. dan, sudah dua tahun jugalah saya mendengar kalimat tersebut. tak banyak yang saya dan dia lalui selama kami berpacaran. Selama saya menjalani hubungan dengannya semua ini baik-baik saja. Sampai pada sebuah kesalahpahaman yang membuat hubungan ini sudah tak seperti dulu lagi. Sebuah kesalahpahaman kecil mampu menghancurkan hubungan yang sudah dijalin sejak lama meski saya sudah berulangkali mencoba untuk menjelaskannya. “ kamu masih marah sama saya ?” ...