Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

(Bukan) Surat Cinta Untuk Kekasih

“jam 12 siang di kafe biasa,” Begitu suara seorang perempuan diujung sana begitu saya menjawab telpon nya. Begitu tepat jam 12 siang saya keluar kantor dan langsung menuju ke sebuah kafe yang telah dijanjikan. Sepertinya saya sudah telat 15 menit. Hal itu terlihat jelas dari raut wajah seorang perempuan yang sekarang berada dihadapan saya. perempuan yang satu ini sungguh kurang hajar bahkan ketika menampilkan tampang cemberut nya ia masih saja menggemaskan. “kemarin kamu kemana aja ?” “maaf saya sibuk banget kemarin,” “kenapa gak jawab telpon aku ?” “handphone saya silent jadi gak tau kalau kamu nelpon,” “kenapa gak nelpon balik ? watsap aku juga kenapa gak dibalas ?” Oke, saya mulai paham arah pembicaraan ini akan kemana. Saya memutuskan untuk diam saja dan membiarkannya memuntahkan segala amarahnya. Selagi saya masih bisa melihat wajah cantiknya, tak masalah jika sepanjang siang ini dia memarahi saya. Ya. Itulah pacar saya si tukang ngambek. “iya,...